Makanan Seimbang

“The Wall has changed into The Web”. Globalisasi adalah hal yang tidak bisa di hindarkan dewasa ini. Kebudayaan dan perekonomian suatu wilayah kini sangat mempengaruhi wilayah lain. Globalisasi juga mengakibatkan berubahnya gaya hidup seseorang, termasuk perubahan pola makan. Hal ini dapat dilihat dari merebaknya fast food restaurant di seluruh nusantara bahkan dunia.

Pada dasarnya manusia makan untuk memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Merebaknya pola makan yang tidak baik ‘modern’ yang lebih mengutamakan rasa, kenikmatan dan gengsi tertentu tanpa mempertimbangkan

makanan seimbang

Makanan Seimbang

keseimbangan nutrisi adalah fenomena yang umum, memprihatinkan namun sering kali terabaikan oleh masyarakat kita.

Pola makan yang tidak baik adalah mengkonsumsi makanan tinggi lemak, tinggi garam atau tinggi gula tetapi rendah serat, vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Makanan yang dimaksud contohnya fried chicken, french fries, beef burger, sate kambing, soto jeroan dan lain sebagainya.

Pola makan yang tidak baik dikhawatirkan dapat menyebabkan berbagai penyakit degeneratif (penurunan fungsi organ) seperti jantung koroner, hipertensi, diabetes, gagal ginjal dan lain sebagainya.

Kita memerlukan gizi seimbang yang dapat kita peroleh dengan pola makan yang seimbang. Pola makan seimbang adalah pola makan yang seimbang antar zat gizi yang diperoleh dari aneka ragam makanan dalam memenuhi kebutuhan zat gizi untuk hidup sehat, cerdas dan produktif. Pola makan yang seimbang juga didefinisikan keseimbangan antara asupan dan kebutuhan zat gizi, antara kelompok pangan sumber tenaga (karbohidrat), sumber pembangun (protein) dan sumber zat pengatur (vitamin dan mineral), serta keseimbangan antara waktu makan (pagi, siang dan malam).

Hindarilah penyakit degeneratif (penurunan fungsi organ) dengan makan makanan seimbang yang mencukupi kebutuhan tubuh dalam melaksanakan fungsi kehidupannya dengan makan cukup makanan berkarbohidrat, berprotein, bervitamin dan mineral. Atau konsumsilah supplemen kesehatan untuk menutupi ketimpangan nutrisi di dalam makanan kita.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Health dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s