Vitaluxor-Omega3

Lemak tak selalu berbahaya

Lemak adalah 1 dari 6 zat gizi yang harus terpenuhi setiap hari agar terjadi kecukupan gizi yang seimbang. Namun lemak sering dihindari dan dituduh sebagai biang keladi penyakit jantung, kolestrol tinggi dan stroke. Lemak tak jenuh merupakan lemak baik yang diperlukan oleh tubuh. Untuk mengetahui kelebihan lemak, sebaiknya kenali dahulu jenis-jenis lemak yang ada di dalam makanan.

Jenis Lemak

Lemak terbagi dalam 2 jenis yaitu lemak jenuh dan lemak tak jenuh

A. Lemak jenuh = “Lemak jahat”

Contoh makanan yang mengandung lemak jenis ini antara lain:

  • Lemak hewani dan produk olahannya (Daging merah, mentega, cake, dll)

B. Lemak tak jenuh = “Lemak baik”

  • Minyak jagung
  • Minyak canola
  • Minyak zaitun (Olive Oil)
  • Minyak kedelai
  • Minyak biji bunga matahari
  • Minyak wijen
  • Ikan
  • Margarine
Olive Oil

Olive Oil

Vitaluxor

Food Supplement Vitaluxor mengandung Omega 3, EPA dan DHA, merupakan asam lemak essensial yang diperoleh dari ikan perairan laut dalam norwegia. Dikemas secara hygienis dalam butiran soft gel lembut yang berfungsi membantu:

  • Menurunkan kolestrol LDL
  • Mengurangi kekentalan darah
  • Menurunkan tekanan darah tinggi
  • Menyehatkan Jantung dan pembuluh darah
  • Menyeimbangkan hormon
  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Omega 3

Omega 3 merupakan salah satu lemak yang termasuk dalam golongan PUFA, dan ikan merupakan salah satu sumber omega 3 yang paling tinggi. Sebagian besar lemak ikan merupakan lemak tak jenuh tunggal (30%) dan lemak tak jenuh ganda (40%) dan omega 3. Omega 3 bekerja di dalam pembuluh darah untuk melindungi sel, jantung dan pembuluh darah. Omega 3 juga berguna untuk menuurunkan resiko terkena penyempitan pembuluh darah, bertugas menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL – Low Density Lipoprotein) dalam darah yang dapat membentuk plak pada dinding pembuluh darah.

Ikan

Ikan

EPA dan DHA

EPA (Eicosapentaenoat acid) dan DHA (Docosaheksanoat acid) yang terdapat dalam omega 3 merupakan asam lemak essensial. DHA berperan sebagai penyusun dinding sel syaraf, pengindraan dan pengiriman balik sinyal yang diterima mata ke otak. penelitian ilmiah mengatakan DHA dapat meningkatkan IQ anak-anak. Selain itu DHA juga bekerja untuk menurunkan kolesterol jahat LDL. EPA berperan pula dalam mencegah penyakit degeneratif sejak janin sampai dewasa. Pada saat janin dalam kandungan EPA diperlukan untuk pembentukan sel-sel pembuluh darah dan jantung. Pada saat dewasa EPA berfungsi untuk menyehatkan darah, mengurangi kekentalan darah, mekanisme kerja pembuluh darah, dan proses sirkulasinya. Oleh sebab itu kekurangan Omega 3, EPA dan DHA dapat beresiko menderita penyakit jantung dan pembuluh darah.

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Health dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s