Senjata Pamungkas Murid Hipokrates

Sumber: Trubus 440 – Juli 2006/XXXVII

Di padang kurusetra-tempat pertempuran Baratayuda-, para kesatria mengandalkan senjata pamungkas untuk mengatasi serangan musuh. Arjuna menggenggam pasopati ; Krisna, Cakra. Para murid hipokrates, tabib Yunani yang di kenal sebagai bapak kedokteran dunia, juga mempunyai senjata serupa untuk mengatasi penyakit pasien.

 

dr. Oetjoeng Handajanto,  Sukajadi, Bandung

dr. Oetjoeng Handajanto, Sukajadi, Bandung

 

dr Oetjoeng Handajanto
Perkenalan dokter Oetjoeng Handajanto dengan ekstrak teripang pada 2004. Semula ia menganggap ekstrak teripang hanya suplemen. Ahli terapi kolon itu memberikan ekstrak itu kepada penderita gangren atau luka akibat diabetes millitus. Dalam hitungan hari, luka pun mengering. Menurut lulusan Fakultas Kedokteran Bochum Univeristy , German itu keampuhan ekstrak teripang kaya kolagen.

Faedah kolagen meningkatkan regenerasi sel-sel mati akibat luka sehingga mempercepat penyembuhan. Ia tak menyuangka ekstra itu mampu menyembuhkan dalam waktu singkat. Bagaimana dengan diabetes miletus? Penyakit kencing manis itu pada dasarnya tidak bisa disembuhkan, tetapi kadar gula darah hanya bisa dikontrol. Itupun hanya pada penderita diabetes tanpa ketergantungan insulin.

Nutrisi teripang mampu merangsang kelenjar pankreas memproduksi insulin. Selain itu anggota famili Holothuriidae itu memperbaiki kinerja ginjal dan limfa sehingga gula dapat dicerna dengan baik. Senyawa aktif itu berguna mengatasi luka dinding lambung penderita maag akut dan gangguan penernaan.

 

dr Andreas Widjaja SpPD  Karangwulansari, Semarang

dr Andreas Widjaja SpPD Karangwulansari, Semarang

 

dr Andreas widjaja SpPD
Atas anjuran teman, dr Andreas widjaja SpPD memberikan olahan hoisom-alias teripang-untuk mengatasi batuk menahun yang dialami anak sulungnya. Esra Widjaja (6 tahun). Sejak berusia 4 tahun ia mengidap batuk kronis. Hampir setiap bulan ia batuk pilek selama 7 hari akibat tonsilitas meradang. “Biasanya saya memberikan obat berupa antiinflamasi dan antialergi. Karna khawatir olahan hoisom tinggi MSG (monosodium glutamat), saya mencoba memberikan ekstrak teripang,” ujarnya. Dosis 5cc 3 kali sehari.

Menurut pengmatan dokter spesialis penyakit dalam alumnus Universitas Diponogoro itu, sejak rutin meminum ekstrak teripang praktis Esra tak pernah batuk.Mungkin pada teripang terdapat zat imunomodulator dan antioksidan . Imunomodulator berfaedah untu membangun sistem kekebalan tubuh. Karena sistem imun meningkat sehingga tubuh dapat mengatasi zat asing yang mengganggu kesehatan.

Antioksidan amat penting untuk menangkal radikal bebas. Maklum, kita hidup diantara polutan tinggi. Penggunaan bahan alami untuk obat memang tengah tren saat ini seiring dengan pergeseran dunia ke arah fitofarmaka. Sekarang amat banyak obat-obatan dari ekstrak tumbuhan. “Saya yakin fitofarmaka ada khasiatnya. Namun, bedanya dengan obat medis , belum ada evident base, baru terbatas pada pengamatan,” katanya.

 

dr Maria Theresia Karnadi MS  Cilandak, Jakarta Selatan

dr Maria Theresia Karnadi MS Cilandak, Jakarta Selatan

 

dr Maria Theresia Karnadi MS
Pada awalnya dr Maria Theresia Karnadi Ms berpendapat, tak mungkin satu produk menyembuhkan berbagai penyakit. Namun setelah memberikan kepada pasien dan menggunakannya sendiri, ia percaya. Alumnus Universitas Indonesia itu memanfaatkan ekstrak teripang untuk menurunkan kolestrol tinggi. Beberapa pasien diabetes melitus yang ditanganinya dan diberi ekstrak gamat akhirnya batal amputasi.

Teripang tak hanya berfungsi untuk satu organ, tetapi keseluruhan organ tubuh manusia. Faedahnya meregenerasi sel, menumbuhkan sel-sel rusak ,sehingga mempercepat penyembuhan. Oleh karena itu ekstrak teripang dapat digunakan untuk semua kasus penyakit, bahkan orang sehat sekalipun. Teripang termasuk makanan sehat sehingga bila diberikan agar banyak pun tak berdampak buruk.

Dalam dunia kedokteran, ekstrak teripang dan sejenisnya disebut roboransia alias pengobatan tambahan. “Dulu pengaruh roboransia dianggap tak terlalu besar ketimbang obat-obatan kimia yang diresepkan dokter. Namun sekarang dapat dilihat, pengaruh roboransia cukup besar,” ujar Maria. Sebab, selain dapat menyembuhkan juga meningkatkan daya tahan tubuh.

 

dr Hariadi  Semarang

dr Hariadi Semarang

 

dr Hariadi
Dokter Hariadi mengkonsumsi ekstrak teripang untuk mengatasi gastritis alias infeksi saluran pencernaan. Pada saat yang bersamaan ia juga memberika kepada penderita gastritis. Dosisnya 2 sendok makan 3 kali sehari. Dua bulan berselang tampak kemajuan seperti mual dan kembung hilang. Menurut Alumnus fakultas Kedokteran Universitas Diponogoro itu teripang mengandung kolagen yang mempercepat penyembuhan.

Pria kelahiran Semarang 28 Febuari 1963 itu juga meresepkan ekstrak teripang untuk pasien nyeri sendi dan beragam luka. Proses penyembuhan relatif cepat lantaran teripang mampu meregenerasi sel dalam waktu singkat . “Sampai saat ini belum diketahui adanya efek samping. karena teripang merupakan suplemen organik sehingga penyerapan dalam tubuh berlanggsung baik,” ujarnya. (Sardi Duryanto / Peliput: Lani Marliani, Hermansyah & Imam Wiguna)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Health dan tag , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s