Virus Hepatitis Itu Telah Hilang

Sumber: Trubus 436 – Juli 2006/XXXVII

Hepatitis-B memaksa Wiwiek Ady Pramesti meletakkan jabatan penting di perusahaan kontraktor asing di bidang PLTU. Padahal pekerjaan itu telah ditekuninya sejak 1983. sebagai seorang karyawan yang bertanggung jawab, ia memang kerap merasa tidak bisa bekerja optimal karena gangguan Hepatitis-B. Wiwiek akhirnya memilih keluar.

Wiwiek Ady Pramesti tidak pernah menyangka kesibukannya bekerja mendatangkan penderitaan. Awalnya ia menganggap nyeri ulu hati yang beberapa kali menyerang adalah penyakit biasa. Makanya wanita bertubuh jangkung itu tak pernah memeriksakannya ke dokter. Toh hanya dengan mengkonsumsi obat-obatan yang dijual bebas di apotek, penderitaannya bisa diatasi.

 

Wiwiek Adi-pramesti, sembuh hepatitis berkat gamat

Wiwiek Adi-pramesti, sembuh hepatitis berkat gamat

 

Suatu sore di pertengahan Maret 1997, Wiwiek tengah mengikuti rapat perusahaan. Tiba-tiba ibu satu anak itu menelungkupkan kedua tangan ke bagian ulu hati. “Ulu hati sakit sekali serasa dicabik-cabik,” kenang Wiwiek. Tak hanya itu, tubuh Wiwiek menjadi lemas disertai perut mual-mual, kembung, demam, nyeri sendi dan bengkak pada perut kanan atas semakin menjadi-jadi. Oleh teman-teman sekantornya segera dilarikan kerumah sakit terdekat di Surabaya , Jawa timur.

Betapa kagetnya Wiwiek ketika ahli medis memvonis dirinya mengidap Hepatitis-B. Hal itu terbukti seminggu kemudian timbul gejala utama Hepatiti-B : Bagian putih pada mata dan kulit seluruh tubuh tampak menguning, serta air seni berwarna seperti teh.

Coba Herbal.

Rawat inap selama sebulan penuh terpaksa dijalani Wiwiek. Obat-obatan yang diresepkan dokter pun harus ditelannya. Demi mempercepat kesembuhan, Wiwiek rutin melakukan terapi. Sayang hasilnya belum maksimal. Rasa lelah, letih, dan lesu kerap menyambanginya. Meski kurang efektif dan menimbulkan efek samping, ibu kelahiran 22 April 1957 itu tidak bisa menolak asupan obat dokter. Jika tidak, resiko sering mual-mual, mengigil dan pegal-pegal harus diterimanya.

Namun lama-kelamaan Wiwiek bosan mengasup obat-obatan yang berefek mual sampai lemas itu. Dalam kebimbangan, ia memutuskan kesembuhan lewat jalur alternatif. Pijat refleksi dari ahli di desa Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi pilihan pertama. Seminggu tiga kali ia rutin bertandang ke Banyuwangi. Ibarat melempar kelereng ke dasar danau, perlahan gelombangnya menghilang. Namun kelereng masih tetap berada didalamnya. sama halnya dengan usaha Wiwiek memulihkan kesehatannya. setelah dipijat, kondisi tubuh menjadi prima. “Tubuh jadi tegar, tapi virusnya masih ada di dalam,” tuturnya.

Belakangan ia terpikat pada ramuan herbal yang ditawarkan rekan sekantornya. Ramuan dalam bentuk serbuk itu berasal dari rimpang temulawak. Temulawak direbus dalam 2 gelas air sampai mendidih dan tinggal satu gelas. Rebusan temulawak di minum 3 gelas per hari. Hasilnya dari bulan ke bulan ia merasakan perubahan. Kesehatannya meningkat drastis. Daya tahan tubuhnya membaik, tapi virus Hepatitis enggan minggat dari tubuh.

Berkat Gamat

Berdampingan dengan penyakit memang bukan pilihan menyenangkan. Sembilan tahun sebagai carier hepatitis dijalani Wiwiek. Selama itu pula hidupnya serasa tak berarti. oleh karena itu, Wiwiek selalu berusaha mencari kesembuhan. suatu ketika di penghujung September 2003 ia berjumpa dengan rekan lamanya di Semarang. Dari sanalah perkenalannya dengan gamat- sebutan teripang di Malaysia-berawal. Sejak itu Wiwiek mengkonsumsi gamat secara rutin.

 

Teripang gamat mengandung zat antivirus holoturine

Teripang gamat mengandung zat antivirus holoturine

 

Wiwiek yakin pilihannya kali itu tak meleset. Ia meneguk gamat 1-2 sendok makan 3 kali sehari tanpa didampingi konsumsi obat lain. Dalam hitungan minggu kondisi tubuhnya bertambah prima. Semangat beraktifitas terasa meluap-luap. Awal mei 2006, noktah cerah kesembuhan mulai tampak di mata wanita 49 tahun itu. Hasil tes SGPT ( serum Glumatic Pyruvic Transaminase) pun beranjak stabil di angka 17-20 IU.

Demikian pula tes virus/ antivirus. Virus hepatitis dinyatakan negatif alias telah musnah. Kurang yakin , tes laboratorium di lain tempat pun dilakoni. Serasa mendapat keajaiban, hasil serupa Wiwiek dapatkan. Pantas apabila konsumsi gamat tetap saja dilakukan sebagai wujud syukur.

Diresepkan Dokter

Kisah kesembuhan Wiwiek Adi Pramesti itu sebuah keniscayaan. Dokter Hariadi yang dihubungi trubus menjelaskan kandungan kolagen pada teripang memiliki kemapuan menyembuhkan hepatitis-B dengan cepat. Hal itu disebabpkan teripang mampu melakukan regenerasi sel secara singkat . Menurut dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponogoro itu, gamat merupakan suplemen organik. Oleh karena itu, penyerapan dalam tubuh pun berlangsung baik dan tidak menimbulkan efek samping.

Hal senada dijelaskan dr Merlyn di Surabaya. Hepatitis disebabkan oleh virus yang dalam jangka waktu 6 bulan sejak terinfeksi menjadi akut. Bila dibiarkan hingga 6 bulan berikutnya menjadi kronis. Virus masuk ke dalam sel hati dan secara bertahap merusak sel hepar itu. Gamat membantu memperbaiki fungsi hati secara tidak langsung. Apalagi ditunjang dengan makanan bergizi dan istirahat cukup, menjadikan perkembangbiakan virus dapat dicegah.

“Jadi bila ada obat yang bisa menghambat proses replikasi virus sangat disarankan,” ucap Merlyn. Selama ini dunia medis mengenal interferon yang berfungsi memperbaiki hati. Meski di lapangan interferon sanggup mengurangi penderitaan akibat hepatitis-B sebanyak 40%, tapi kemampuannya memusnahkan virus masih kecil.

Khasiat gamat memang luar biasa. Kandungan hewan laut filum Echinodermata itu efektif mencegah kehadiran atau bahkan mamusnahkan virus patogen. Berbagai pemeriksaan dokter itu menguatkan bukti empiris khasiat gamat menumpas virus hepatitis yang dialami Wiwiek Adi Pramesti. Pantas jika para dokter itu sepakat untuk meresepkannya. Lantunan menemukan sandaran baru, si penyembuh ajaib dari teripang.(Hermansyah)

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Health dan tag , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Virus Hepatitis Itu Telah Hilang

  1. Ping balik: Berbagai Jenis Hepatitis | Hendry's Life, Technology and Health

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s